headerslideheaderslideheaderslideheaderslide
Artikel

Waspada 7 Penyakit yang Sering Muncul di Musim Hujan, Nomor 4 Tidak Terduga

Musim hujan menjadi musim yang sangat dinantikan bagi daerah yang mengalami kekeringan beberapa bulan yang lalu. Namun, datangnya musim hujan juga dapat menjadi "ancaman" bagi daerah yang menjadi langganan banjir. Pada musim hujan ada beberapa pekerjaan yang sedikit terganggu. Tidak hanya tentang pekerjaan, datangnya musim hujan terkadang juga membuat munculnya wabah penyakit, seperti demam berdarah, malaria, flu, serta beberapa penyakit lainnya yang sering kita jumpai di musim hujan.


Mari simak 7 penyakit yang harus diwaspadai saat musim hujan datang.

1. Influenza atau Flu


Penyakit ini disebabkan oleh virus influenza tipe A, B, atau C. Virus influenza bisa menyebar melalui batuk, bersin, atau menyentuh benda yang sudah terkontaminasi. Meski flu bersifat umum dan bisa sembuh dengan sendirinya, Sobat harus tetap waspada terhadap penyakit tersebut karena bila terserang akan mengganggu aktifitas.

2. Diare

Penyakit ini ditandai dengan encernya feses yang dikeluarkan dengan frekuensi buang air besar yang lebih sering dari biasanya. Bakteri penyebab diare yang paling umum contohnya rotavirus, shigella, E. coli, cryptosporidium, dan lain sebagainya. Penyakit ini sepertinya memang sepele Sobat, namun jika diabaikan dapat membahayakan bahkan dapat menyebabkan kematian

3. Demam tifoid

Infeksi menular yang disebabkan oleh bakteri Salmonella thypi atau Salmonella paratyphi. Bakteri tersebut melalui makanan atau minuman yang terkontaminasi. Penyakit yang menyebar melalui makanan disebut food borne disease. Pada suasana hujan seperti ini, sangat mudah makanan terkena kontaminasi dari bakteri ataupun virus. Sebelum mengkontaminasi makanan, biasanya bakteri akan terlebih dahulu mengkontaminasi air yang ada (water borne disease) kemudian air yang terkontaminasi akan digunakan untuk mandi, mencuci makanan, dan sebagainya. Menjaga kebersihan makanan dapat menjadi salah satu langkah pencegahan penyakit demam tifoid.

4. Leptospirosis

Infeksi yang disebabkan oleh bakteri berbentuk spiral disebut dengan leptospira interrogans. Biasanya dikenal sebagai penyakit kencing tikus. Sobat bisa saja terkena penyakit ini karena menyentuh tanah, air, tanah basah, ataupun tanaman yang telah terkontaminasi oleh urin binatang yang terinfeksi. Demam tinggi, sakit kepala, mual, muntah, mata merah, menggigil, merupakan gejala yang menandai penyakit ini.

5. Penyakit kulit

Musim hujan memang musim yang tidak dapat dipungkiri segala macam penyakit wabah meningkat. Salah satunya adalah penyakit kulit. Udara yang lembab ditambah adanya bakteri yang terbawa bersama air hujan maupun air yang tergenang membuat kulit menjadi lebih mudah untuk terkena masalah kuli seperti jamur ataupun iritasi. Pakaian yang basah karena kehujanan juga dapat menyebabkan iritasi kulit apabila terus dipakai.

6. Demam berdarah dengue

Penyakit yang menyebar melalui nyamuk menjadi salah satu penyakit yang juga meningkat kasusnya setiap musim hujan datang. DBD menyebar melalui gigitan nyamuk Aedes Aegypti dan Aedes Albopictus. Demam berdarah apabila tidak ditangani dengan serius dapat menyebabkan pendarahan berlanjut hingga kematian.

7. Malaria

Penyakit ini juga disebarkan oleh gigitan nyamuk yang telah terinfeksi parasit plasmodium. Nyamuk yang biasanya menjadi inang parasit tersebut adalah anopheles.


Penyakit yang dapat muncul selama musim hujan memang bervariatif dan tentunya membuat kita harus senantiasa waspada. Sobat dapat meningkatkan daya tahan tubuh dengan makan makanan yang bergizi seimbang, memperbanyak konsumsi buah yang mengandung Vitamin C serta konsumsi sayuran. Memastikan tubuh terhidrasi dengan minum air putih minimal 2 liter per hari, hal ini dapat mencegah munculnya flu maupun demam yang datang akibat kehujanan ataupun perubahan cuaca yang buruk. Daya tahan tubuh yang baik ditopang dengan waktu istirahat yang cukup, 6 hingga 8 jam perhari waktu tidur untuk orang dewasa. Jangan lupa aktifitas fisik supaya daya tahan tubuh semakin baik.


Munculnya penyakit berbasis lingkungan seperti water borne disease dan food borne disease juga dapat dicegah dengan memperbaiki sanitasi lingkungan. Menjaga kebersihan kamar, menjaga kebersihan alat makan serta sarana yang digunakan untuk makan. Dan tips sehat yang terakhir adalah cuci tangan menggunakan sabun dan air yang mengalir untuk mencegah penularan kuman penyakit.

Salam Sehat.